Tuesday, 02 December 2008
 
  INDEX arrow ARTIKEL SINGKAT arrow TEKNOLOGI WLAN arrow Dasar Jaringan Dengan Topologi Mesh
INDEX
ARTIKEL SINGKAT
HUBUNGI INDRA
BLOG
FORUM
DOWNLOAD
Dasar Jaringan Dengan Topologi Mesh Print E-mail

Mesh Network adalah mempunyai minimal dua macam/jenis topologi, yaitu topologi mesh sebagian dan topologi mesh penuh. Pada topologi mesh penuh, tiap titik saling berhubungan langsung satu sama lain. Pada topologi mesh sebagian, titik berhubungan langsung hanya pada satu atau lebih titik yang lain, tidak pada keseluruhan titik yang ada. Akhir-akhir ini, terutama dalam dunia nirkabel, kata “mesh” seringkali digunakan pada jaringan bergerak (mobile), seperti pada jaringan telepon genggam.

Contoh skema topologi mesh penuh

 

contoh skema topologi mesh sebagian

 

Maka pada umumnya, saat ini jika kita berbicara mengenai “jaringan nirkabel dengan topologi mesh”, pada umumnya kita berbicara mengenai jaringan yang memiliki kemampuan menghubungkan banyak titik dengan banyak titik, dan mampu berubah secara dinamis dari waktu ke waktu.

Hal ini bisa termasuk (bukan berarti harus) titik-titik yang bergerak (dinamis), seperti contohnya PDA (Personal Digital Assistant) atau laptop, tapi juga bisa merupakan titik yang tidak bergerak (statis) seperti bangunan atau menara relay.

Skenario titik yang bergerak (dinamis) seperti PDA dan laptop, sangat cocok untuk di dalam ruangan dengan lingkungan terbatas seperti kantor, mall, ruang tunggu bandara atau terminal atau stasiun, restoran, café, atau ruang terbatas lainnya, dimana titik-titik ini bergerak dari waktu ke waktu. Hal ini disebabkan karena keterbatasan antena yang ada di dalam PDA atau laptop, serta kemampuan/kapasitas batere dalam PDA atau laptop.

Skenario titik yang tidak bergerak (statis) seperti gedung kantor atau rumah, sangat cocok untuk di luar ruangan, dengan jarak yang tidak terlampau jauh sehingga daya pancar tiap titik tidak memerlukan kekuatan yang besar.

Dengan menggabungkan titik-titik yang statis dan dinamis, maka kemungkinan adanya jaringan nirkabel dengan cakupan (coverage) yang luas dan tidak terputus, seperti infrastruktur jaringan GSM saat ini. Walaupun visi seperti ini sangat mungkin terlaksana, namun akan masih memerlukan waktu beberapa tahun lagi agar visi ini bisa terlaksana dengan baik.

Rancangan dengan memanfaatan titik-titik statis sebagai titik-titik akses yang dapat mengakomodasikan keperluan akses titik-titik yang bergerak, mungkin akan merupakan sebuah solusi yang bisa digunakan untuk memperkuat jaringan topologi mesh ini. Selain itu, membuat skema yang tepat untuk rancangan letak titik-titik statis sebagai titik akses dan kemungkinan halangan-halangan yang ada seperti bukit, gunung, bangunan, pepohonan, dan lain-lain, bisa membantu dalam pengembangan pola jaringan.

Dengan perencanaan yang baik untuk pembangun jaringan dengan menggabungkan beberapa jenis topologi (mesh, star dan ring), dan jaringan dengan kabel (wired) dan nirkabel (wireless), maka adanya sebuah jaringan komputer yang sangat luas dalam lingkup daerah tertentu di masa depan akan sangat mungkin terjadi.

Kemungkinan pengembangan dengan memanfaatkan adanya jaringan seperti ini akan sangat luas, seperti pertukaran data, berbagi koneksi internet, jaringan komunikasi menggunakan protokol IP (VOIP), dan lain-lain.

Selain perencanaan fisik jaringan topologi mesh yang ingin dibangun, kita juga perlu mempertimbangkan protokol routing yang akan kita gunakan. Kesalahan dalam menentukan protokol routing dan pengaturan routing akan mengakibatkan kacaunya routing di dalam jaringan, sehingga akan bisa mengakibatkan “seolah-olah” timbul adanya dua atau lebih IP ganda dalam satu jaringan, yang sudah tentu akan mengakibatkan adanya konflik di dalam jaringan yang bersangkutan.

Aku sedang mencoba untuk menyusun beberapa artikel mengenai topologi mesh, dengan beberapa fokus pembahasan yang berbeda satu sama lain, seperti pembahasan mengenai protokol routingnya, pembahasan mengenai kekuatan/daya pancar gelombang yang diperlukan oleh masing-masing titik di dalam satu jaringan dengan topologi mesh, dan lain-lain.

Semoga artikel pendahuluan yang singkat mengenai topologi mesh ini bisa berguna bagi siapapun yang memerlukannya. Bila anda ingin aku menyediakan suatu pembahasan tertentu mengenai topologi mesh ini, silahkan menghubungi aku melalui link di atas.

 

 

 
ARTIKEL-ARTIKEL TERBARU

© 2008 LaksanaIndradjaja.com

Laksana Indradjaja