|
Seperti pernah saya singgung dalam tulisan saya mengenai netmask IPv4 IP address, secara teori Internet Protocol Address versi 4 "hanya" memiliki 4.294.967.296 IP, angka ini sangat-sangat kecil bila dibandingkan dengan jumlah komputer yang ada di seluruh dunia ini. IP address digunakan agar komputer dapat saling berkomunikasi satu sama lain, bila banyak komputer yang ingin saling berkomunikasi seperti di internet, maka jumlah IP versi 4 yang tersedia akan sangat kurang. Untuk mengatasi hal ini, maka beberapa orang pandai di suatu negara pada era tahun 90-an menciptakan suatu sistem yang dikenal dengan nama Network Address Translation (NAT), yang dikenal juga dengan nama IP Masquerading atau Network Masquerading atau Native Address Translation. Fungsi NAT ini adalah menulis ulang alamat (IP address) tujuan dan/atau asal paket-paket IP, saat paket-paket tersebut melewati router atau firewall. Guna penulisan ulang alamat-alamat tujuan dan/atau asal ini adalah agar sebuah jaringan dengan beberapa komputer yang memiliki IP lokal, dapat berkomunikasi dengan "dunia luar" dengan menggunakan satu IP yang dapat dikenali di "dunia luar" tersebut. Yang saya maksud dengan "dunia luar" adalah semua yang berada di luar suatu jaringan, yang biasanya berupa sebuah jaringan yang lebih besar. Internet pun sebenarnya adalah sebuah jaringan yang terdiri dari komputer-komputer yang terletak di tempat-tempat yang berbeda di dunia ini. dengan kata lain; internet adalah sebuah jaringan yang beranggotakan komputer-komputer di seluruh dunia. Kembali ke NAT, sebagai contoh saya ambil sebuah permintaan koneksi ke domain www.google.com, dari sebuah komputer yang terletak di sebuah jaringan dengan kelompok IP lokalnya 192.168.0.100, melalui sebuah router yang salah satu interface nya terhubung ke internet dengan IP publik 202.202.202.202. NAT merubah data IP 192.168.0.100 menjadi data yang seakan-akan berasal dari IP 202.202.202.202 yang bisa dikenali di internet, dan kemudian Google dapat dengan tepat mengirimkan data yang diminta kepada IP 202.202.202.202, dan kemudian diubah lagi oleh router tersebut menjadi data yang bisa diterima oleh IP 192.168.0.100 tepat seperti yang diminta. Bila IP 192.168.0.100 yang sebenarnya adalah IP lokal di sebuah jaringan kecil, secara tidak sengaja terekspos IP address nya ke internet (dalam hal ini), maka bila IP tersebut bukanlah sebuah IP yang sudah dialokasikan di internet, maka Google tidak akan merespon permintaan tersebut. Atau bila ternyata IP tersebut (192.168.0.100) ternyata merupakan sebuah IP yang sudah dialokasikan ke sebuah mesin tertentu di suatu tempat di dunia ini, maka akan terjadi konflik di internet karena ada dua IP yang sama, hal ini biasa disebut IP conflict. IP address adalah merupakan alamat dari sebuah perangkat keras dalam sebuah jaringan, seperti juga alamat rumah, maka alamat perangkat keras ini diperlukan untuk menyampaikan berita, maupun bila ada orang yang akan datang. Bila terjadi IP conflict di sebuah jaringan, maka akan mengakibatkan "kekacauan" di dalam jaringan tersebut, karena ada lebih dari satu mesin atau perangkat keras yang memiliki alamat yang sama, sehingga bisa mengakibatkan kesalahan pengiriman data maupun komunikasi lainnya dalam jaringan yang bersangkutan. Dari tulisan di atas, dapat dilihat bagaimana pentingnya NAT sebagai jalan pemecahan terbatasnya jumlah IP address versi 4 (IPv4) yang tersedia. Lebih jauh mengenai IP address, dapat dilihat dalam tulisan saya yang berjudul "IP Address", sedangkan cara mengaktifkan layanan NAT disetiap sistem operasi berbeda, beberapa cara aktifasi dalam beberapa sistem yang berbeda dapat anda lihat dalam tulisan saya "Aktifasi NAT" dalam bagian "Tahukah Anda?" Semoga tulisan ini berguna bagi teman-teman yang memerlukannya, terutama teman-teman administrator jaringan. Memang saya akui tulisan ini tidak terlalu lengkap mengupas mengenai Network Address Translation, bila ada diantara anda yang membutuhkan informasi lebih jauh mengenai NAT, silahkan jangan ragu untuk menghubungi saya melalui link ini atau link Hubungi Indra di atas. Sumber: Tulisan Pribadi Indra
|